Menjadi Windows Phone Developer

Pada era sekarang ini smartphone dan tablet telah menjadi penguasa market dibidang teknologi. Tradisi menggunakan komputer dalam keseharian sudah mulai berkurang, sudah banyak bukti nyata yang menjelaskan bahwa perangkat mobile telah menggantikan fungsi mouse dan keyboard melalui teknologi layar sentuh dan interface yang lebih natural dan mudah digunakan.

Windows Phone Developer

Zaman sekarang sudah tidak asing lagi jika seseorang dapat membuat aplikasi, bahkan semua orang bisa membuat aplikasi tanpa basic kuliah di bidang IT sekalipun. Untuk itu kali ini kita akan membahas bagaimana membangun sebuah aplikasi di Windows Phone.

 

Mengenal Windows Phone

Prinsip dasar yang perlu dikuasai sebelum memulai pengembangan aplikasi adalah .NET programming dan juga familiar dengan Bahasa pemograman C#. Oke sebelumnya kita harus mengenali dulu “dapur” Windows Phone ini. Teknologi yang ada di Windows Phone ini sangat menarik karena support terhadap 2 programming platform yang populer yaitu Silverlight dan XNA.

  • Silverlight
    Microsoft Silverlight adalah sebuah plug-in yang ada di browser dan juga lintas-platform yang berfungsi untuk menyajikan media berbasis .NET. Silverlight menyediakan RIA (Rich Internet Application) seperti video, audio, dan animasi yang menarik dan interaktif.
  • XNA
    XNA adalah sebuah Application Programming Interface(API) yang dibuat oleh Microsoft untuk memudahkan seorang programmer dalam membuat sebuah game.Untuk dapat membuat sebuah game dengan XNA, kita terlebih dahulu harus dapat menggunakan bahasa pemograman C#.

Target Windows Phone

Semua aplikasi Windows Phone di tulis menggunakan .NET framework. Seperti banyak aplikasi trend saat ini di Windows Phone Store, bahasa yang digunakan adalah bahasa pemograman C# dan juga Visual Basic. Dan untuk mendesign dan membuat animasinya kita bisa menggunakan Silverlight yang ada di Micosoft Expression Blend.

Perbedaan mendasar dari Silverlight dan XNA adalah, Silverlight umumnya di gunakan untuk pembuatan sebuah aplikasi, sedangkan XNA umumnya di gunakan untuk pembuatan game. Tetapi kita juga bisa membuat game menggunakan Silverlight dan membuat applikasi dengan XNA, dan tentunya dibatasi fitur base teknologinya.

HIngga saat ini sudah terdapat beberapa Software Developer Kit (SDK) yang bisa dimanfaatkan Developer untuk membangun aplikasi windows phone.Berikut daftar SDK windows phone :

  • Windows Phone SDK 7.1
  • Windows Phone SDK 7.8
  • Windows Phone SDK 8.0

Sejauh ini pengguna Windows Phone mengalami terus peningkatan. Berdasarkan data dari www.mobithinking.com yang diambil pada tahun 2012, market share windows phone mencapai 2.5% dan diprediksi akan terus meningkat dengan pertumbuhan sebesar 71.3%. Ini merupakan peluang baru bagi para developer untuk menciptakan aplikasi untuk pasar yang sedang tumbuh.

Microsoft memang sedikit telat untuk memulai era mobile-nya, tetapi microsoft telah merilis Windows Phone 7 untuk memulai pengembangan disaat yang lain telah menggunakan iPhone dan Android. Windows Phone 7 sangat berbeda dengan kompetitor lainnya, karena memiliki Metro user interface yang dasarnya adalah sebuah flat design.

Catatan: Di postingan kali ini kita tidak akan membahas lebih banyak tentang Windows Phone 7, karena pada postingan ini akan lebih di fokuskan kepada fitur atau API baru yang ada di Windows Phone 8.

 

Windows Phone 8

Windows Phone 8 merupakan teknologi terbaru dari Windows Phone 7 yang sebelumnya menggunakan Kernel Windows Phone, Silverlight, XNA dan sekarang telah beralih ke fitur baru dengan kernel yang baru yaitu Windows Runtime, dan sudah support native code seperti C++. Berikut fitur baru yang ada di Windows Phone 8 :

  • Voice Command
  • Change Lock Screen
  • Application Tiles
  • New Map
  • NFC

Update OS Windows Phone 8 yang telah rilis :

  1. Update 1 (GDR1), yaitu peningkatan pada Internet Explorer, koneksi Wi-Fi, dan messaging experience.
  2. Update 2 (GDR2), yaitu peningkatan pada telah di dukungnya penggunaan Google akun, Xbox Music, dan Skype, telah menambahkan FM Radio, dan Data Sense dan aplikasi agar selalu terdata penggunaanya.
  3. Update 3 (GDR3), yaitu telah adanya penambahan reolusi (1080p), mode drive, screen lock orientation, storage yang lebih baik, dan peningkatan performa pada Bluetooth dan Wi-Fi.

Hardware

Kita akan membahas hardware juga, karena dengan mengetahui apa saja hardware yang ada pada platform ini akan sangat membantu dalam proses development yang lebih baik. Berikut fitur yang ada pada device Windows Phone 8 :

  • Multi-core processor support (dual core and quad core processors).
  • At least 512 MB of RAM (usually 1 GB or 2 GB on high-end devices).
  • At least 4 GB of storage (that can be expanded with a Micro SD).
  • Motion sensors (accelerometer, gyroscope, compass), optional.
  • Proximity sensor, optional.
  • Wi-Fi and 3G connection.
  • Four supported resolutions: WVGA (480 × 800), WXGA (768 × 1280), 720p (720 × 1280), and 1080p (1080 × 1920).
  • Three hardware buttons: Back, Start, and Search.

Windows Runtime

Windows Runtime merupakan API baru pada teknologi Windows 8 yang di release Microsoft, dan itu merupakan pondasi baru dari sebuah proses pengembangan aplikasi. Faktanya, ini tidak seperti .NET Framework karena ini merupakan native layer yang artinya performanya lebih baik. Plus API ini mendukung wide range, yang telah menjadi tren beberapa tahun ini seperti : geolocation, movement sensors, NFC, dan banyak lagi.

Bisa di katakan baru, Microsoft mendapat jumlah yang bagus dalam hal pengembangan aplikasi distore yang menggunakan teknologi lama seperti Silvelight dan XNA. Berikut fitur barunya:

XAML telah di perbarui dari Windows Phone 7 ke Windows 8. Yang artinya XAML tetap ada tetapi bukan berarti native, sehingga developer tetap bisa mendevelope di Windows Phone 7 tanpa harus merubahnya dan akan berjalan lancar pada Windows Phone 8. Ini dinamakan quirks mode.

Windows Phone 8 telah melakukan penambahan support bahasa pemograman yaitu C++ dan WinJS, yang mana developer Windows Store lakukan, yangdapat memgembangkan aplikasi Windows Store menggunakan HTML dan JavaScript.

Application Lifecycle

Lanjut ke Application Lifecycle, pada windows phone hanya ada satu aplikasi yang dijalankan secara foreground. Hal tersebut dimaksudkan untuk memastikan ketersediaan sumber daya agar aplikasi berjalan mulus dan responsive. Karena hanya ada satu aplikasi yang dapat berjalan secara foreground maka ketika user beralih dari aplikasi tersebut, maka aplikasi tersebut akan ditangguhkan atau dihentikan, tergantung dari cara pengguna keluar dari aplikasi tersebut.

Model aplikasi windows phone menyediakan seperangkat API yang memungkinkan aplikasi menangani activation dan deactivation.

Semoga Bermanfaat !! 😉

Iklan

Satu pemikiran pada “Menjadi Windows Phone Developer

Good People write good comments ..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s