Tentang Google Traffic

Jika dulu kita hanya bisa mendapatkan informasi lalu lintas melalui radio/tv dan informasinya sedikit “delay” (terlambat). Tapi sekarang zaman sudah berubah, semua informasi itu bisa kita dapatkan secara langsung. Nah dipostingan ini kita akan coba membahas sedikit mendetail terkait masalah Traffic dan Google Traffic.

Saat ini ada banyak aplikasi tentang traffic seperti: google maps, bing maps, waze, uber, dsb. Dan sepertinya sudah menjadi kebutuhan sehari-hari setiap orang saat ini. Semua aplikasi tersebut sangat bergantungan dengan teknologi GPS, dimana teknologi itu sudah tertanam disetiap smartphone saat ini. Tapi disini kita tidak akan membahas semua Traffic Apps yang ada, kita hanya akan fokus pada Google Maps dan Google Traffic saja.

Mobile Traffic Screenshots
Mobile Traffic Screenshots

Mungkin sempat terlintas pertanyaan bagi kita: Bagaimana sih Google bisa mendapatkan informasi lalu lintas di jalan secara realtime..? Ok sebelum menjawabnya, ada beberapa fakta yang perlu diketahui.

google-watching-you
google-watching-you

Taukah Anda bahwa pengembang aplikasi saat ini bisa mengakses hampir semua informasi yang dibutuhkan perusahaan dari pengguna aplikasi itu sendiri. Contohnya Google akan mendapatkan informasi penggunanya hanya dengan memberikan katalog-katalog produk yang sesuai dengan kebutuhan user saat ini [1]. Hal ini juga lah yang di terapkan Google untuk mendapatkan informasi lalu lintas secara realtime [2].

Awalnya sih Google hanya fokus pada sistem teknologi point to point navigation system pada maps, tapi sekarang teknologinya sudah bisa sampai menentukan rute perjalanan.

Michael W. Dobson, Ph.D.

Well, perkembangan ini sebenarnya didapat dari keinginan dan kebutuhan penggunanya sendiri, seperti opini yang disampaikan oleh Mike Dobson, seorang president of Telemapics (sebuah perusahaan yang menyelesaikan masalah geografi):

This was based off of “historic data they could gather,” about what traffic was like on that particular route when it existed.

Di Google Maps  menunjukkan bahwa jalan bewarna hijau artinya lancar, dan kuning sedang, sedangkan merah menunjukkan adanya kemacetan. Kalau dibayangkan, sepertinya Google punya helikopter sendiri untuk memantau setiap jalan :D, tapi sepertinya hal itu tidaklah mungkin. Seperti opini yang disampaikan oleh NCTA, yang mengasumsikan bahwa Google Maps menggunakan  beberapa iterasi dari kamera satelit dan menggunakan Google Earth untuk memetakan lalu lintas. Namun ternyata teori semacam itu hanyalah “omong kosong”  jika berpatokan pada Arrested Development.

Google Traffic
Google Traffic Maps

Google menyadari bahwa semakin banyak orang yang terus beralih ke smartphone, mereka seperti memiliki pasukan miniatur monitor lalu lintas.. Dengan demikian, arus lalu lintas yang kita lihat di maps adalah tampilan real-time yang sangat akurat dari jumlah ponsel Android yang ada saat ini.

Dala hal ini, Google menggunakan algoritma sendiri untuk menyingkirkan beberapa kelainan, seperti tukang pos berhenti lebih sering daripada pengendara rata-rata, sesuai dengan pembahasan pada Google Official Blog disini: The bright side of sitting in traffic

Untuk memperjelasnnya, berikut ilustrasi Google Patent App dalam menampilkan data traffic data dari sensors [3]:

google-maps
google-maps

Sebenarnya, hal ini telah menimbulkan beberapa kontroversi tentang apakah proses ini merupakan pelanggaran privasi. Tapi Dobson dan Zhan Guo, seorang profesor tentang kebijakan transportasi di New York University, hampir tertawa ketika ditanya tentang masalah privasi ini [1]. Berikut beberapa kutipannya:

Jika kita diberi pilihan untuk memilih, apakah kita tetap menjaga privasi atau mendapatkan informasi yang sangat berguna bagi kita sendiri?

Dalam hal ini Google menawarkan informasi yang lebih bermanfaat dari pada reporter lalu lintas tradisional berikan. Tidak hanya itu, informasinya juga lebih up-to-date, ditambah kita bisa melihat peta secara visual. Dan akhirnya, informasi bisa jauh lebih berguna. -Guo

Bahkan kita bisa melihatnya live lewat Google Maps. Seperti gambar dibawah, terlihat titik-titik hijau dijalan yang merupakan kordinat GPS pengguna smartphone itu sendiri. Ini sangat mengejutkan dan juga menarik, karena kita bisa melihat seberapa banyak ponsel yang didapat di counter lalu lintasnya oleh Google [4].

live-traffic
live-traffic

Tapi tetap tenang, jika memang kita menginginkan privasi, kita juga bisa menonaktifkannya lewat cara ini. Sistem ini sangat ketergantungan terhadap seberapa banyak orang yang menggunakannya, maka sebanyak itu juga informasi yang didapat.

a1eEm2G_460sv~1

Semoga bermanfaat !! 😉


 

Daftar Pustaka

  1. http://www.kantarworldpanel.com/global/News/news-articles/While-Android-Leads-iOS-and-Windows-Are-Growing-At-A-Faster-Pace
  2. https://www.ncta.com/platform/broadband-internet/how-google-tracks-traffic/
  3. http://www.google.com/patents/US20100286899?dq=maps+traffic+inassignee:google#v=onepage&q=maps%20traffic%20inassignee:google&f=false
  4. https://www.seomike.com/blog/where-google-gets-traffic-data/
  5. http://business.time.com/2013/06/10/heres-why-google-wants-to-buy-waze-a-red-hot-map-app-for-1-billion/
  6. http://coolmomtech.com/2014/02/google-maps-vs-waze-navigation-app-smackdown/
  7. http://www.techspot.com/news/48015-google-maps-gets-real-time-traffic-crowdsources-android-gps-data.html
Iklan

Good People write good comments ..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s