Trik Pemrograman Android : Kerja efektif dengan Butter Knife

Pada postingan kali ini kita akan mempelajari bagaimana mengintegrasikan library Butter Knife pada sebuah project di Android, dimana agar penulisan code-nya lebih efektif, terutama pada view di layout.

logoSeperti yang kita tahu disetiap project Android, pasti akan menggunakan method findViewById() pada setiap view pada layout yang akan digunakan pada code/fungsi di aplikasi. Tetapi hal ini akan menjadi runyam ketika aplikasi kita didesain dengan layout yang lebih kompleks, tentu penggunaan method seperti biasa akan membuat report karena yang berulang. Nah, Butterknife inilah yang menjadi solusinya.

 

Kenapa harus menggunakan Butterknife?

Berikut alasan-alasan kenapa kita harus mengimplementasikan Butterknife pada project:

  1. Mungkin Anda suatu saat atau pernah, lelah untuk mengulang code seperti dibawah ini pada project Android, hanya untuk memanggik view di layout.

    Setelah menggunakan Butterknife:

  2. Saat kita ingin memanggil view button misalnya,

    Setelah mengimplementasikan Butterknife:

Library Butterknife yang dibuat oleh Jake Wharton ini membantu developers dalam membuat view untuk activity atau fragment menjadi lebih efektif dan mudah. Library ini juga meng-handle kegiatan dan aktifitas yang ada, seperti onClick(), onLongClick(), dsb.

Tertarik? Mari kita implementasikan.


 

Menggunakan Butterknife

  1. Menambahkan library menggunakan Gradle pada file build.gradle. Caranya dengan menambahkan sintaks dibawah ini pada file tersebut.
    compile 'com.jakewharton:butterknife:6.1.0'
    
  2. Selanjutnya adalah sync now, agar sintaks tersebut ditambahkan pada project.
  3. Sekarang kita tidak memerlukan lagi method findViewById() dan menggantinya dengan @InjectView sebelum deklarasi dari variabel, yang mengindikasikan id dari view nya. Contohnya seperti ini:
    @InjectView(R.id.sample_textview)
    TextView sample_textview;
    
  4. Pada method onCreate() dari activity, sebelum menggunakan view apapun, gunakan inject pada object Butterknife.
    ButterKnife.inject(this);
    

    Jika kita menggunakan fragment, kita harus menspesifikan sumber dari view pada method onCreateView() seperti dibawah ini.

    View view = inflater.inflate(R.layout.sample_fragment, null);
    ButterKnife.inject(this, view);
    

    Sekarang kita sudah bisa menggunakan Butterknife untuk menghandle setiap view yang ada di project, sehingga pekerjaan semakin ringan.


 

Contoh Implementasi Butterknife

Pada tutorial kali ini kita akan mencoba mengimplementasikan library ini pada satu activity dan satu fragment.

  1. Buat project baru dengan nama yang diinginkan, disini saya memberi nama dengan ButterknifeSample.
  2. Buka file build.gradle lalu masukkan sintaks library seperti gambar dibawah ini.

    Instal Butterknife
  3. Selanjutnya adalah membuat view button di layout content_main.xml. Update file tersebut menjadi seperti sintaks dibawah ini.

    View Button
    View Button
  4. Buat fungsi untuk memanggil view button tersebut menggunakan library Butterknife pada file MainActivity.java. Update file tersebut seperti code dibawah ini.

  5. Jalankan aplikasi dan harusnya terlihat seperti gambar dibawah ini.

    Butterknife Android
    Butterknife Android

Well mungkin cukup sekian sharing kali ini, untuk source code bisa dilihat di Github ini. Semoga bermanfaat.

 


Referensi :

Iklan

Satu pemikiran pada “Trik Pemrograman Android : Kerja efektif dengan Butter Knife

Good People write good comments ..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s