Kebun “Kosong” Ragunan

Pada akhir pekan kali ini akhirnya saya berkesempatan untuk explore jakarta, setelah beberapa weekend sebelumnya tertunda. Tempat yang jadi destinasi kali ini adalah Kebun binatang Ragunan. Ini adalah kali pertama saya mengunjungi tempat ini, dan dari info yang saya dapatkan dari teman-teman yang udah pernah kesini, bahwa rate untuk tempat ini udah gak direkomendasi lagi, katanya karena karena sepi.

Well karena saya orangnya penasaran, saya terjun ke lokasi untuk membuktikannya ya sekalian isi weekend. Saya sengaja datang lebih pagi sekitar jam 9an, agar saat sampai di lokasi kebun binatang cuaca dan udara masih sejuk dan segar. Sesampainya di lokasi, diawali dari pembayaran tiket parkir (pake motor) Rp.3000 dan masuk Kebun Binatang Rp.5000.

Pintu Masuk Barat Ragunan
Pintu Masuk Barat Ragunan

Setelah masuk, peta lokasi adalah spot yang pertama kali saya kunjungi, karena sebagai petunjuk perjalanan. (biar gak muter2, soalnya luas banget).

Peta Ragunan
Peta Ragunan

Binatang pertama yang saya lihat adalah burung onta ini, dan saya sedikit heran. Kandangnya luas banget, tapi burung onta di dalamnya cuma ada 2, dan yang terlihat sehat cuma ini, satu laginya terlihat kurus banget. *miris ..

Jpeg
Burung Onta Ragunan

Yowes, mungkin di tempat lain saya lihat binatang yang lebih banyak dan lebih sehat. Saya pun berjalan lanjut ke arah depan, tapi saya melihat ada yang aneh, apakah saya salah masuk atau gimana, kok ada pusat permainan gini dan rame banget. Skipp.. lanjut mengitari jalanan dari pintu barat ke pintu selatan.

Saya menemukan spot menarik, yaitu spotnya binatang sejenis monyet, gorila, beruk dan lain-lain. Awalnya saya pikir bisa langsung masuk kedalam ini tanpa ambil tiket lagi, ternyata dugaan saya salah. Jadinya saya harus bayar tiket lagi Rp.7000 untuk bisa kedalam.

Jpeg
Pusat Primata Ragunan

Bukannya senang tapi malah miris melihat binatang-binatang yang ada disini. Kenapa tidak, hampir setiap binatang yang saya lihat kondisinya memprihatinkan, mulai dari sarang yang disediakan sampai ke kontrol binatangnya. Munkin ini sudah penyakit umum pengunjung, teledor memberikan makanan yang tidak jelas kepada binatang yang ada.

Ini benar-benar kebun kosong, hampir setiap kandang tidak ada binatangnya. Mungkin berita menarik berikut bisa jadi penginngat kita juga,:

Sejak survei dilakukan pada tahun 2000 lalu, ProFauna menemukan hampir 90 persen satwa di kebun binatang di Indonesia hidup di bawah standar kesejahteraan hewan. Hingga tahun 2013 ini, dia menilai tidak ada perubahan berarti.

“Ada lima ukuran kebebasan satwa, yaitu bebas dari rasa lapar dan haus, bebas dari rasa takut, bebas dari sakit, luka dan penyakit, serta bebas mengekspresikan perilaku normal dan bebas dari rasa stres,” ujar Rosek, kepada Wartawan BBC, Christine Franciska.

“Dalam beberapa kasus di Surabaya, Bandung, dan Jakarta tidak ada perubahan signifikan untuk meningkatkan kesejahteraan satwa.”

Haripun menjelang siang, pengunjung semakin membeludak seperti pasar tumpah. Pekerja kebersihan dengan tekun membersihkan setiap sampah yang berserakan dari pembuat sampah. Kesimpulan yang saya ambil dari explore kali ini, mungkin akan lebih baik jika kebun ini dijadikan hutan kota saja dibandingkan kebun binatang.

Aneh memang, tempat wisata ini terlihat seperti “hidup segan matipun tak mau”. Disamping fungsi kebun binatang itu sendiri masih diragukan, toh andaikan dijadikan hutan kota mungkin akan berdampak lebih bagus untuk Jakarta. Selain itu, binatang juga lebih bebas untuk mencari makanan yang benar-benar mereka butuhkan.

Central Park
Central Park

Tapi itu kembali lagi kemanusianya, mari kita ingat kembali sejenak dari musibah “sumatera berasap” lalu, jika hutan bebas pun sudah di bakar, ditambah fungsi kebun binatang yang tidak begitu jelas manfaatnya, lalu dimana lagi mereka akan tinggal ??

Orangutan Terbakar

Baca ini juga ya:

Iklan

Good People write good comments ..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s