Project Pertama di Android Studio

Di sharing kali ini akan dibahas bagaimana membuat aplikasi sejuta platform, hello world apps menggunakan Android Studio. Kita akan memulai pembahasan dari apa saja yang dibutuhkan untuk memulai pengembangan aplikasi android, seperti instalasi, hello Android, dan beberapa penjelasan Android Studio.

Alasan utama move on dari Eclipse atau bisa dilihat di postingan sebelumnya, adalah karena ADT sudah tidak disupport lagi untuk eclipse, yang artinya plugin utama Android tidak bisa digunakan lagi di Eclipse. Di postingan tidak akan dibahas lebih detail tentang perbedaan Eclipse dan Android Studio

Android Studio

Penjelasan singkatnya, sebenarnya tidak ada perbedaan yang jauh antara Eclipse dan Android Studio, jadi bagi yang sudah pernah mengembangkan aplikasi Android menggunakan Eclipse, hal ini tidak akan menjadi pengaruh signifikan jika berpindah ke Android Studio. Dan mungkin hanya beberapa setting dan perintah saja yang berbeda, selebihnya hanya tampilan. Oke pertama yang harus dikethui adalah:

Kebutuhan Sistem

Windows

  • Microsoft® Windows® 8/7/Vista/2003 (32 or 64-bit)
  • 2 GB RAM minimum, 4 GB RAM recommended
  • 400 MB hard disk space + at least 1 G for Android SDK, emulator system images, and caches
  • 1280 x 800 minimum screen resolution
  • Java Development Kit (JDK) 7
  • Optional for accelerated emulator: Intel® processor with support for Intel® VT-x, Intel® EM64T (Intel® 64), and Execute Disable (XD) Bit functionality

Mac OS X

  • Mac® OS X® 10.8.5 or higher, up to 10.9 (Mavericks)
  • 2 GB RAM minimum, 4 GB RAM recommended
  • 400 MB hard disk space
  • At least 1 GB for Android SDK, emulator system images, and caches
  • 1280 x 800 minimum screen resolution
  • Java Runtime Environment (JRE) 6
  • Java Development Kit (JDK) 7
  • Optional for accelerated emulator: Intel® processor with support for Intel® VT-x, Intel® EM64T (Intel® 64), and Execute Disable (XD) Bit functionality

On Mac OS, run Android Studio with Java Runtime Environment (JRE) 6 for optimized font rendering. You can then configure your project to use Java Development Kit (JDK) 6 or JDK 7.

Linux

  • GNOME or KDE desktop
  • GNU C Library (glibc) 2.11 or later
  • 2 GB RAM minimum, 4 GB RAM recommended
  • 400 MB hard disk space
  • At least 1 GB for Android SDK, emulator system images, and caches
  • 1280 x 800 minimum screen resolution
  • Oracle® Java Development Kit (JDK) 7

Tested on Ubuntu® 12.04, Precise Pangolin (64-bit distribution capable of running 32-bit applications.

Berharap semua kebutuhan diatas telah terpenuhi sebelum melanjutkan ke instalasi..

Instalasi Android Studio pada Sistem Operasi Windows

Karena di sharing kali saya menggunakan sistem operasi Windows, jadi saya rekomendasikan menggunakan Android Studio Bundle, dan untuk sistem operasi lain bisa lihat lebih detailnya disini. Pembahasan selanjutnya adalah instalasi.

Saya asumsikan Anda telah mendownload Android Studio. Sebelum menginstal Android Studio, pastikan Anda telah menginstal JDK 6 atau versi yang lebih tinggi (JRE saja tidak cukup) – dan JDK 7 diperlukan ketika pengembangan untuk Android 5.0 dan versi yang lebih tinggi. Untuk memeriksa apakah Anda memiliki JDK yang telah diinstal, buka CMD (terminal) dan ketik javac -version. Jika JDK tidak tersedia atau versi yang lebih rendah dari 6, Download dulu JDK nya.

Saatnya instalasi:

Setup
Setup
  1. Klik file .exe yang di download.
  2. Ikuti setup wizard untuk menginstal Android Studio dan SDK tool yang diperlukan.
    Note: Pada beberapa sistem Windows, luncher script tidak ditemukan saat menginstal Java. Jika mengalami masalah ini, kita hanya perlu mengatur environment variable untuk menunjukkan lokasi yang benar.
    Pilih menu Start>  Computer>  System Properties>  Advanced System Properties. Kemudian buka Advanced tab > Environment Variables dan tambahkan system variable baru JAVA_HOME di JDK folder, contohnya C:\Program Files\Java\jdk1.7.0_21.

Untuk instuksi instalasi di platfrom lain dapat melihatnya disini. Selanjutnya kita akan membuat aplikasi hello world , dengan asumsi telah berhasil menginstal Android Studio.

Hello World Android Studio

  1. Download SDK jika belum ada lewat Android SDK yang ada di Android Studio dan juga Update versi JDK jika belum versi terbaru (jika belum update).

    SDKManager
    SDKManager
  2. Click New Project

    NewProject
    NewProject
  3. Konfigurasi New Project dengan mengisi nama aplikasi dan company domain dan pilih lokasi project yang dinginakan lalu click tombol Next.

    Configure
    Configure
  4. Pilih version, Pilih versi minimum yang sesuaidengan android kita, seperti di bawah ini:

    formfactor
    formfactor
  5. Pilih activity, Pilih kebutuhan template sebagai pra syarat, dan dalam sharing kali ini saya blank activity.

    Activity
    Activity
  6. Class nantinya akan dibuat berdasarkan aktivity yang kita pilih tadi, seperti gambar dibawah ini:

    ActivityName
    ActivityName
  7. Klik tombol finish. Proyek ini akan dibuat dan akan ditampilkan seperti di bawah ini:

    FinishNavigation
    FinishNavigation

Penjelasan

File / Components

Berikut file penting yang harus diketahui yang ada di direktory Android:

  • src – Ini berisi file .java pada proyek Anda. Secara default, itu termasuk file MainActivity.java yang memiliki kelas aktivitas dan berjalan ketika aplikasi diluncurkan dengan menggunakan app icon.
  • generated – ini berisi file .R, file compiler yang dihasilkan yang menjadi referensi semua sumber daya yang ada dalam proyek Anda. Anda tidak seharusnya memodifikasi file ini.
  • bin – Folder ini berisi file-file paket Android APK yang dibangun oleh ADT selama proses pembangunan yang merupakan segala sesuatu yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi Android.
  • res/drawable-hdpi – Ini adalah direktori untuk drawable objects yang berfungsi untuk menampilkan interface aplikasi pada layar.
  • res / layout – Ini adalah direktori untuk file yang mendefinisikan interface aplikasi.
  • res / values – Ini adalah direktori untuk berbagai file XML yang merupakan kumpulan resource, seperti string dan colors definitions.
  • AndroidManifest.xml – ini adalah file manifest yang menggambarkan karakteristik mendasar dari aplikasi dan merupakan definisi dari masing-masing komponennya.
filecomponents
filecomponents

String File

File strings.xml terletak di res / value folder yang berisikan semua teks yang menggunakan aplikasi Anda. Sebagai contoh, nama-nama tombol, label, teks standar, dan string sejenis masuk ke file ini. File ini bertanggung jawab untuk konten tekstual.

R berkas

File gen / myapps.helloworld / R.java adalah penghubung antara file Java Activity, seperti Main.java dan resource seperti strings.xml. Ini adalah file yang secara otomatis ada dan Anda tidak perlu mengubah isi dari file R.java. Berikut ini adalah contoh R.java:

rfile
rfile

Layout File

Activity_main.xml adalah file yang tersedia di res / layout directory, yang direferensikan oleh aplikasi Anda ketika membangun interface. Nantinya kita akan memodifikasi file ini sangat sering karena untuk mengubah tata letak dari aplikasi. Untuk aplikasi “Hello World!”, file ini akan memiliki konten seperti berikut :

Layouttext
Layouttext
layoutdesign
layoutdesign

Menjalankan aplikasi di Emulator

Emulator membutuhkan waktu lebih lama untuk berjalan, jadi sebelum menjalankan aplikasi kita harus menjalankan emulator. Emulator bisa dengan AVD Manager. Create Virtual Device untuk membuat emulator, lalu jalankan.

AVD Manager

Setelah emulator dijalankan, saatnya mendebug aplikasi hello world.

Emulator

Semoga bermanfaat! 🙂

Iklan

12 pemikiran pada “Project Pertama di Android Studio

  1. pada saat saya ingin meruning codingan saya, ada problem
    CPU acceleration status: HAX kernel module is not installed!
    itu harus download lagi kah?

    Suka

    1. itu artinya disuruh install intelhaxm-android (tersimpan di file android studio) trs aktifkan juga vt-x (virtualisation technology) di system bios

      Suka

    1. Wah ane sih belum pernah nyoba instal untuk resoulusi dibawah requirement itu gan. Jadi belum tau error message yang muncul apa. Coba instal dulu aja gan, ntar coba share error message nya.

      Btw, thanks udah berkunjung gan.

      Suka

  2. mas mau nanya nih, IDE android studio sy slalu bermasalah di xml nya ngga mau muncul.
    itu pesan errornya “Rendering Problems The graphics preview in the layout editor may not be accurate:
    – PorterDuff Color Filters are not supported”
    solusinya gimana mas? -tks

    Suka

  3. Wah… Lengkap sekali tutorialnya… Sangat bermanfaat… Semangat gan…

    Jalan2 ke blog saya juga yah gan… Saya tunggu.. hehe…

    Suka

Good People write good comments ..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s